Powered By Blogger

Selasa, 17 Mei 2016

CPU dan Fungsi Utamanya

Central Processing Unit (CPU), biasa disebut juga dengan istilah prosesor, adalah otak dari setiap sistem komputer. Banyak dari kita yang belum memahami apa pentingnya keberadaan sebuah CPU terhadap keseluruhan performa komputer. Apa fungsi dasarnya? Mengapa jadi penting mempunyai sistem pendinginan yang baik untuk menjaga processor pada temperatur idealnya? Kenapa suhunya tidak boleh terlalu panas?
Otak dari Komputer
Seperti yang sudah diceritakan sebelumnya, keberadaan CPU mirip dengan otak pada manusia. Didalamnya setiap operasi yang anda lakukan pada komputer diproses di. Kinerja komputer anda ditentukan oleh operasi-operasi matematika sederhana. CPU adalah alat yang mengontrol semua operasi tersebut.
CPU
Katakanlah anda menggunakan kalkulator untuk menjumlahkan dua angka, angka itu di-input oleh anda dengan menggunakan keyboard. Controller keyboard merubah semua informasi yang anda masukkan ke bentuk kode binary (binary code). Binary code terdiri dari deretan angka 0 dan 1.
Semua informasi ini dikirim ke registry lalu ditransfer ke CPU. Didalamnya terintegrasi Arithmetical Logical Unit (ALU). Unit ini bertanggungjawab terhadap semua operasi logika dan matematika.
Jadi, operasi kalkukasi yang anda minta diterima oleh CPU, lalu diteruskan ke ALU. ALU memberikan respon berupa binary code dan mengembalikannya ke CPU. CPU lalu mentransfer jawaban ke alat output.
Contoh diatas memang sangat sederhana, tapi begitulah ilustrasi bagaimana sebuah processor berfungsi.
Setiap operasi yang anda lakukan melalui komputer, akan terkoneksi ke CPU secara langsung maupun tidak langsung. Jadi sangat penting untuk membuat processor anda selalu dalam kondisi terbaik dengan menjaga suhunya agar tidak terjadi overheating.

Seberapa Cepat CPU saya?

Jumlah operasi yang dapat dilakukan oleh CPU tergantung dari kecepatannya. Kecepatannya diukur dalm satuan Hertz. Satu Hertz berarti komputer anda dapat melakukan satu operasi per satu detik. Kecepatan umum yang sering kita temui biasanya dalam satuan giga hertz. 1 GHz berarti satu juta operasi sederhana dapat dilakukan dalam satu detik. Semakin cepat, semakin banyak instruksi yang dapat diproses dalam waktu satu detik.
Tapi jangan hanya melihat dari angka frekuensinya saja, kecepatan CPU juga dipengaruhi oleh faktor lain, seperti arsitekturnya, ukuran cache, dan hal-hal lain yang harus dievaluasi oleh anda sebelum membeli CPU.
Multi-Core Processor
Multi-core processor sebenarnya adalah sebuah CPU yang mempunyai dua atau lebih inti (cores). Gagasan dasar dari multi-core processor adalah CPU dapat menjalankan beberapa instruksi dalam waktu yang sama. Fitur ini meningkatkan kecepatan kinerja komputer secara signifikan.
Perkembangan teknologi processor
Teknologi CPU terus berkembang dari waktu ke waktu. Di era modern sekarang ini, dua vendor terdepan di dunia , INTEL dan AMD terus berinovasi untuk meningkatkan kinerja CPU. Bukan hanya kecepatannya yang terus meningkat, tapi juga teknologi arsitektur dan pengembangan fitur-fitur yang terdapat di dalamnya. Seperti yang kita lihat di pasaran, sudah banyak komputer yang menggunakan multi-core processor, Integrated GPU, dan fitur-fitur lainnya.


Dampak Positif

a. Perubahan Tata Nilai dan Sikap
Adanya modernisasi dan globalisasi dalam budaya menyebabkan pergeseran nilai dan sikap masyarakat yang semua irasional menjadi rasional.
b. Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi masyarakat menjadi lebih mudah dalam beraktivitas dan mendorong untuk berpikir lebih maju.
c. Tingkat Kehidupan yang lebih Baik
Dibukanya industri yang memproduksi alat-alat komunikasi dan transportasi yang canggih merupakan salah satu usaha mengurangi penggangguran dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Dampak Negatif

Dampak negatif modernisasi dan globalisasi adalah sebagai berikut.
a. Pola Hidup Konsumtif
Perkembangan industri yang pesat membuat penyediaan barang kebutuhan masyarakat melimpah. Dengan begitu masyarakat mudah tertarik untuk mengonsumsi barang dengan banyak pilihan yang ada.
b. Sikap Individualistik
Masyarakat merasa dimudahkan dengan teknologi maju membuat mereka merasa tidak lagi membutuhkan orang lain dalam beraktivitasnya. Kadang mereka lupa bahwa mereka adalah makhluk sosial.
c. Gaya Hidup Kebarat-baratan
Tidak semua budaya Barat baik dan cocok diterapkan di Indonesia. Budaya negatif yang mulai menggeser budaya asli adalah anak tidak lagi hormat kepada orang tua, kehidupan bebas remaja, dan lain-lain.
d. Kesenjangan Sosial
Apabila dalam suatu komunitas masyarakat hanya ada beberapa individu yang dapat mengikuti arusmodernisasi dan globalisasi maka akan memperdalam jurang pemisah antara individu dengan individu lain yang stagnan

Tips Mengatasi Kartrid Tinta HP Macet




Kita Sharing disini untuk mengatasi Tinta HP yang gak keluar tintanya | macet, setelah kita isi ulang atau refill kok macet dan gak keluar tintanya? Sebelum beli kartrid baru lagi mungkin cara ini bisa di coba dulu.

Contoh kasus ini kita menggunakan kartrid HP 802 Black (Teknik refill tanpa mesin ultrasonic, suction dan mesin refill)

Peralatan yang di perlukan: Printhead Cleaner yang harga nya cuman sekitar 30-40rb (isi 100ml), caranya cuma di teteskan aja di ujung Printhead kartridnya, tunggu beberapa saat.. setelah itu di sedot pakai spuit yang ujungnya dipasangin karet seal.



Perhatian: Kalau cara ini sudah di lakukan tapi masih mampet, terpaksa di bawa ke refill centre aja, mereka ada alat ultrasonic cleaner, bisa lebih gampang lancar nya TAPI cuman bagus untuk kartrid HP aja.

Langkah pertama: Teteskan cairan cleaner pada ujung Printhead


Sebaiknya beli Printhead Cleaner yang berkualitas tinggi = langsung meresap ke dalam printhead, cuman resikonya hati2 terhirup udaranya, karena bau nya agak menyengat

Langkah kedua: Sedot sisa tinta dengan spuit yang ujungnya sudah di pasangin karet seal



Perhatian: Teknik ini mesti dilakukan secara hati2 dan penuh 'perasaan' gan, spuit ditempelkan ke permukaan head, geser dr ujung-ke ujung permukaan sambil disedot dgn tarikan yg ringan dan cepat. Kalo kurang hati2 dan terlalu sering, Printhead = Jebol!

Langkah ketiga: Seka dengan Tissue perlahan (di tempelin aja)


Setelah tinta tampak merata di tissue, selesai dah. Selamat mencoba.

Kadang ada yang bilang waktu membersihkan printhead bisa di celupkan ujung pakai air panas, dulu kita juga pernah lakukan hal itu, TAPI supaya lebih aman dan printhead gak resiko rusak/korslet, mending beli Cairan Cleaner aja.

Sumber : 
http://www.kaskus.us/showpost.php?p=540260134&postcount=7

Adab-Adab Berdo’a



Kali ini saya akan menyebutkan sebagian adab berdo’a yang saya ambil rujukannya dari kitab al-Jami’ li Ahkam ash-Shalah karya al-‘Aalim asy-Syaikh Mahmud ‘Abdul Lathif ‘Uwaidhah hafizhahullah. Berikut di antara adab-adab berdo’a tersebut: 
1. Berdo’a secara serius, betul-betul paham apa yang ingin dia minta kepada Allah ta’ala, yakin do’anya akan di-ijabah oleh Allah, serta tidak lalai terhadap do’anya tersebut. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
القلوب أوعية وبعضها أوعى من بعض فإذا سألتم الله عز وجل أيها الناس فاسألوه وأنتم موقنون بالإجابة فإن الله لا يستجيب لعبد دعاه عن ظهر قلب غافل
Artinya: “Sesungguhnya hati itu menyadari atau memahami, yang satu lebih memahami dari yang lain. Wahai manusia, jika kalian memohon kepada Allah, maka mintalah kepada-Nya dalam keadaan yakin akan di-ijabah-nya do’a, karena Allah tidak akan mengabulkan permohonan seseorang yang berdo’a dengan hati yang lalai.” (HR. Ahmad)
2. Tidak tergesa-gesa meminta dikabulkannya do’a, hendaknya dia terus menerus berdo’a tanpa putus asa. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
يستجاب لأحدكم ما لم يعجل يقول دعوت فلم يستجب لي
Artinya: “Do’a itu akan dikabulkan bagi salah seorang dari kalian selama dia tidak tergesa-gesa, misalnya dengan mengucapkan, ‘Aku telah berdo’a tetapi belum juga dikabulkan’.” (HR. Al-Bukhari, Ibn Majah, Ahmad, Abu Dawud dan Muslim)
3. Tidak memohon sesuatu yang diharamkan, di dalamnya terdapat dosa, atau memohon sesuatu yang di dalamnya terdapat pemutusan shilaturrahim. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
ما من مسلم يدعو بدعوة ليس فيها إثم ولا قطيعة رحم إلا أعطاه الله بها إحدى ثلاث إما أن تعجل له دعوته وإما أن يدخرها له في الآخرة وإما أن يصرف عنه من السوء مثلها قالوا إذا نكثر قال الله أكثر
Artinya: “’Tidaklah salah seorang muslim memanjatkan satu do’a yang di dalamnya tidak ada dosa atau pemutusan hubungan shilaturrahim kecuali Allah akan mengabulkannya dengan salah satu dari tiga bentuk, yaitu bisa dengan menyegerakan terwujudnya permohonan itu baginya, bisa dengan menyimpannya sebagai pahala untuknya nanti di akhirat, dan bisa juga dengan memalingkan keburukan darinya dengan nilai semisalnya’. Para shahabat berkata, ‘Kalau begitu kami akan memperbanyak do’a’. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Allah akan lebih banyak lagi mengabulkannya’.” (HR. Ahmad, al-Bazzar, al-Hakim dan Abu Ya’la)
4. Memulai do’anya dengan pujian kepada Allah subhanahu wa ta’ala dan shalawat kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, kemudian memanjatkan do’a yang dikehendakinya. Dari Fudhalah ibn ‘Ubaid radhiyallahu ‘anhu, ia berkata:
سمع رسول الله صلى الله عليه و سلم رجلا يدعو في صلاته لم يمجد الله تعالى ولم يصل على النبي صلى الله عليه و سلم فقال رسول الله صلى الله عليه و سلم عجل هذا ثم دعاه فقال له أو لغيره إذا صلى أحدكم فليبدأ بتحميد ربه جل و عز والثناء عليه ثم يصلي على النبي ثم يدعة بعد بما شاء
Artinya: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mendengar seseorang berdo’a dalam shalatnya dan dia tidak mengagungkan Allah ta’ala dan tidak bershalawat pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Orang ini tergesa-gesa’. Kemudian beliau memanggilnya dan berkata kepadanya atau kepada selainnya, ‘Jika salah seorang dari kalian berdo’a, maka mulailah dengan memuji Tuhannya yang Maha Agung lagi Maha Perkasa, dan sampaikan sanjungan kepada-Nya, kemudian bershalawatlah untuk Nabi, dan setelah itu berdo’a memohon apa yang dikehendakinya’.” (HR. Abu Dawud, ath-Thabrani, at-Tirmidzi dan Ahmad)
Jika memulai doa dengan ucapan ‘subhana rabbiyal ‘aliyyil a’laal wahhab’ (Maha Suci Tuhanku yang Maha Luhur, Maha Tinggi dan Maha Pemberi) maka itu lebih baik lagi, berdasarkan hadits yang diriwayatkan bahwa Salamah ibn al-Akwa radhiyallahu ‘anhu berkata:
ما سمعت النبي صلى الله عليه و سلم يستفتح دعاء إلا استفتحه بسبحان ربي العلي الأعلى الوهاب
Artinya: “Aku tidak mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memulai do’anya melainkan memulainya dengan ucapan, ‘subhana rabbiyal ‘aliyyil a’laal wahhab (Maha Suci Tuhanku yang Maha Luhur, Maha Tinggi dan Maha Pemberi)’.” (HR. Al-Hakim, dia menshahihkannya dan disepakati oleh adz-Dzahabi)
5. Mengangkat kedua tangannya jika berdo’a, di mana dia menjadikan bagian dalam telapak tangannya menghadap wajahnya, dan tidak mengangkat keduanya melewati wajahnya. Jika selesai berdo’a, lalu mengusapkan keduanya pada wajahnya. Hal ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan Salman radhiyallahu ‘anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa beliau bersabda:
إن ربكم حيي كريم يستحيي من عبده أن يرفع إليه يديه فيردهما صفرا أو قال خائبتين
Artinya: “Sesungguhnya Tuhan kalian sangat pemalu dan maha mulia, Dia merasa malu pada hambanya jika sang hamba mengangkat kedua tangan kepada-Nya, lalu dia mengembalikan kedua tangannya dalam keadaan hampa –atau dia berkata– dalam keadaan tanpa hasil.” (HR. Ibn Majah, Abu Dawud, Ibn Hibban dan ath-Thabrani)
Dan berdasarkan hadits yang diriwayatkan dari ‘Umair pelayan Abu Lahm:
رأى رسول الله صلى الله عليه و سلم يستسقي عند أحجار الزيت قريبا من الزوراء قائما يدعو يستسقي رافعا كفيه لا يجاوز بهما رأسه مقبل بباطن كفيه إلى وجهه
Artinya: “Bahwa dia melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam beristisqa di samping bebatuan az-zait yang dekat dengan az-zaura, berdiri memohon dan meminta hujan, mengangkat kedua tangannya tidak melebihi kepalanya, dan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menciumkan bagian dalam kedua telapak tangannya itu ke wajahnya.” (HR. Ibn Hibban, Ahmad, dan Abu Dawud)
6. Mengulang do’a sebanyak tiga kali. Dari Abu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, ia berkata:
كان النبي صلى الله عليه و سلم يعجبه أن يدعو ثلاثا ويستغفر ثلاثا
Artinya: “Adalah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sangat suka mengucapkan do’a sebanyak tiga kali dan beristighfar sebanyak tiga kali.” (HR. Ahmad dan Abu Dawud)
7. Setelah selesai berdo’a mengucapkan ‘aamiin’. Dalilnya adalah hadits yang diriwayatkan Abu Dawud dari jalur Abu Zuhair berikut ini:
فقال النبي صلى الله عليه و سلم أوجب إن ختم فقال رجل من القوم بأي شيء يختم قال بآمين فإنه إن ختم بآمين فقد أوجب
Artinya: “Lalu beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, ‘Allah akan mengabulkan do’anya jika orang itu menutupnya’. Seseorang dari kaum itu bertanya, ‘Dengan apakah dia harus menutupinya?’, beliau menjawab, ‘Dengan ucapan aamiin, karena jika dia menutup dengan aamiin maka Allah akan mengabulkan do’anya’.”

Rabu, 11 Mei 2016

Simulasi Membangun Jaringan Komputer

Sebelum membangun sebuah jaringan komputer yang sebenarnya, alangkah lebih baik jika kita melakukan simulasi terlebih dahulu terhadap jaringan komputer tersebut. Salah satu software yang dapat kita gunakan untuk mensimulasikan jaringan komputer terebut adalah Cisco Packet Tracer.
Dengan software ini, kita bisa mensimulasikan membangun jaringan komputer serta melihat cara kerja dari jaringan komputer yang telah dibangun yang didukung dengan GUI yang user friendly dan menyerupai aslinya.
Installasi Cisco Packet Tracer termasuk gampang. Sama seperti penginstallan program-program lainnya.
Setelah Cisco Packet Tracer terinstall, mari kita lakukan beberapa simulasi yang sederhana
  • Simulasi sinkronisasi device yang sejenis.
Untuk percobaan ini, hal pertama yang dilakukan dalam simulasi adalah menempatkan end system (dengan cara drag and drop) pada lembar simulasi. Misalkan kita gunakan 2 buah laptop. Penghubung yang digunakan adalah kabel berjenis Cross. Kabel Cross digunakan untuk 2 device sejenis. Sedangkan untuk device yang berbeda (misalnya jika ada switch atau hub) kita bisa menggunakan kabel Straight.
Selanjutnya apabila sudah terhubung, masing – masing end system disetting IP Addressnya, yaitu pada bagian Config – Fast ethernet. Dalam praktikum digunakan IP: 192.168.5.x, Subnet Mask: 255.255.255.0.
Langkah terakhir yang dilakukan adalah mencoba ping end system yang satu ke yang lainnya. Ini dilakukan untuk menguji apakah sinkronisasi antara kedua device sudah berhasil atau belum. Lakukan ping melalui menu desktop – command prompt.
  • Simulasi sinkronisasi device yang tidak sejenis
Untuk percobaan selanjutnya yang kita lakukan adalah sinkronisasi device yang tidak sejenis. Disini kita gunakan 3 buah PC dan satu buah switch. Untuk kabel penghubungnya menggunakan kabel straight seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya.
Langkah pertama yang kita lakukan setelah menyediakan switch dan PC adalah mengatur konfigirasi switch. Matikan swtich, lalu masukkan 3 buah PC yang disambungkan pada port switch. Dalam simulasi, digunaan switch yang masih kosong dan terdiri dari 10 tempat. Untuk jenisnya, digunakan yang fast ethernet. Setelah itu hidupkan kembali switch.
Selanjutnya hubungkan PC dengan swtich menggunakan kabel straight. Seperti biasa, kita juga harus mengatur konfigurasi IP masing-masing komputer. Setelah dihubungkan dengan switch, tunggu sebentar hingga warna pada ujung kabel switch berubah menjadi hijau. Hal ini karena kita menunggu proses booting dari konfigurasi jaringan tersebut.
Terakhir, lakukan kembali proses ping untuk mengecek sinkronisasi jaringan yang kita miliki.
  • Simulasi Jaringan LabKomDas
Simulasi ke 3 pada dasarnya hanyalah pengembangan dari simulasi kedua. Pada simulasi ini, kita gunakan 10 buah PC (seperti pada lab KomDas). Langkah-langkah yang kita lakukan juga sama seperti simulasi kedua. Langkah pertama yaitu mematikan swtich, lalu masukkan 10 buah PC yang disambungkan pada port switch. Untuk jenisnya, digunakan yang fast ethernet. Setelah itu hidupkan kembali switch.
Lalu selanjutnya adalah konfigurasi IP dari masing-masing komputer.
Terakhir adalah melakukan proses ping.
Untuk proses ping ditambahkan sebuah simulasi yang lebih menarik. Proses ini dilakukan dengan cara berpindah dari mode realtime ke mode simulation. Pada event list filter cek ICMP saja karena ping menggunakan protkol jenis ini.
Lalu simulasi dijalanan dengan menekan button Auto Capture/Play (proses akan berjalan otomatis) atau bisa juga dengan button Capture/Forward (proses akan berjalan saat tombol ditekan sehingga proses bisa dilihat pada setiap step request dan reply).

Selasa, 10 Mei 2016

Taubat Nasuha Dan Cara Melaksanakan Solat Sunat Taubat
 

 Dalam islam seluas-luas pintu adalah pintu taubat. Allah S.W.T tidak akan jemu untuk mengampunkan hambaNya selagi hambNya percaya bahawasanya Allah S.W.T adalah satu-satunya Tuhan Yang Maha Mengampunkan hambaNya.
Dalam kalangan kita,mungkin ramai yang ingin bertaubat namun tidak tahu ke mana arah untuk mencari panduan. Berdampinglah dengan orang-orang soleh, jagalah solat, bacalah Al-Quran.
ALLAH swt sentiasa memerintahkan kita supaya bertaubat, sebagaimana firman-Nya yang bermaksud: “Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang sebenar.” (At-Tahrim: 8.)
Allah telah membuka pintu harapan kepada hamba-hambaNya: “Katakanlah; wahai hamba-hambaKu yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampunkan dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Az-Zumar: 53)
Taubat Nasuha Dan Cara Melaksanakan Solat Sunat Taubat
Syarat-Syarat Taubat :
1. Ikhlas ingin bertaubat
2. Tidak akan mengulangi perbuatan dosa itu lagi
3. Menyesal atas perbuatan yang telah dilakukan
4. Harus mempunyai tekad di dalam hati tidak akan melakukan dosa itu untuk selama-lamanya
5. Dikerjakan sebelum ajal tiba
Jika salah satu syarat tidak dipenuhi, maka taubat yang dilakukan itu tidaklah sah. Jika dosa berkaitan dengan manusia yang lain, maka syaratnya ditambah lagi, iaitu harus dapat membebaskan diri dari hak orang yang berkaitan. Contohnya jika hal itu berbentuk harta, harus dikembalikan. Jika berbentuk hukuman, ia harus menyerahkan diri mohon dimaafkan. Jika hal berupa cacian dan sebagainya, maka ia harus memohon keredhaannya.
Waktu Melaksanakan Taubat
Taubat tidak boleh diundur-undur atau ditunda. Kerana jika demikian ia sangat berbahaya bagi hati manusia. Jika tidak segera menyucikan diri sedikit demi sedikit, maka pengaruh dosa itu akan bertompok-tompok, dan akhirnya akan merosakkan hati sehingga tertutup dari cahaya kebenaran.
Di antara penyebab yang akan membangkitkan jiwa bertaubat seseorang itu adalah jiwa yang selalu mengingati hari kematian dan hidup bersendirian di dalam kubur. Kata-kata mati adalah sesuatu yang sangat menakutkan kebanyakan manusia. Mati beerti berpisah dengan segala yang disayangi atau dicintai. Hari terputusnya segala nikmat. Sedangkan berpisah sebentar sahaja dengan anak atau isteri, dapat mengalirkan air mata kesedihan, apa lagi berpisah untuk selamanya
Firman Allah: “Sesungguhnya kamu akan mati dan sesungguhnya mereka akan mati pula.” (Az-Zumar: 30)
Di samping mengingat tentang azab penderitaan yang bakal dihadapi oleh orang-orang yang berdosa mengingat kenikmatan syurga yang bakal ditempati oleh orang-orang yang soleh juga akan dapat membangkitkan keinginan jiwa untuk melakukan taubat dengan segera.

Taubat Nasuha Dan Cara Melaksanakan Solat Sunat Taubat

Cara Melaksanakan Solat Taubat :
Cara melaksanakan solat taubat ini sama dengan solat biasa, iaitu setelah berwuduk dengan sempurna, lalu berdiri di tempat yang suci, menghadap kiblat;

1. Waktu di lakukan – bila-bila masa merasa telah berbuat dosa (kecuali waktu makruh tahrim utk melakukan solat)*. Sebaik-baiknya 2/3 malam (pukul 2 pagi ke atas), semasa Qiyamullail
2. Lafaz niat: “Sahaja aku mengerjakan solat sunat taubat dua rakaat kerana Allah Ta’ala.” (Cukup di dalam hati, ada perbahasan ulama’ tentang lafaz niat dlm ibadah – sila rujuk kpd pakar feqah)
3. Rakaat pertama membaca (disunatkan membaca doa Iftitah) kemudian surah Al-Fatihah. Selepas itu mana2 ayat atau surah dalam al-Quran.
4. Rakaat kedua membaca surah Al-Fatihah. Selepas itu mana2 ayat atau surah dalam al-Quran.
5. Semasa sujud akhir rakaat kedua, ucapkanlah Doa Nabi Yunus sebanyak 40 kali (bersungguh-sungguh di dalam hati memohon keampunan dari Allah Ta’ala),
Ertinya: “Tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau Ya Allah, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim.”
6. Selepas salam, perbanyakkan istighfar seperti,
Ertinya: Ampunilah hamba Ya Allah. Tuhan yang Maha Agung. Tiada Tuhan yang lain melainkan hanya Engkau. Dialah Tuhan yang Maha Hidup lagi Maha Perkasa dan hamba bertaubat kepada Engkau ya Allah.
7. dan berdoa dengan Penghulu Istighfar,
Ertinya: “Ya, Allah Engkaulah Tuhanku, Tidak ada Tuhan selain Engkau, Engkaulah yang menjadikan aku. Sedang aku adalah hamba-Mu dan aku di dalam genggaman-Mu dan di dalam perjanjian setia ( beriman dan taat ) kepada-Mu sekuat mampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang telah ku lakukan. Aku mengakui atas segala nikmat yang telah Engkau berikan kepada ku dan aku mengaku segala dosaku. Maka ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni segala dosa kecuali Engkau.”
8. Kemudian boleh juga berdoa mengikut luahan hati dan munajat masing-masing ke hadhrat Allah.
*Makruh tahrim – Petikan dari “170 Solat-Solat Sunat”, Abd Rahman Mukhlis, Terbitan Jasmin Enterprise, ms 8-9 ;
Fuqaha Syafi’iyah berpendapat bahawa makruh tahrim hukumnya melaksanakan sembahyang sunat tanpa sebab, dan sembahyang itu dipandang tidak sah jika dilakukan dalam lima waktu berikut:
1. Selepas sembahyang Subuh yang dilaksanakan secara tunai (bukan sembahyang qadha’), hingga matahari menyingsing sepenggalah.
2. Ketika matahari terbit hingga menyingsing seperti galah.
3. Selepas melakukan sembahyang Asar yang dilaksanakan secara tunai sekalipun ia dijamak dengan Zuhur pada waktu Zuhur (jamak taqdim).
4. Ketika matahari berwarna kuning, hingga terbenam seluruhnya.
5. Ketika matahari benar-benar berada di atas kepala (di tengah-tengah langit) hingga gelincir ke Barat. Kecuali waktu Istiwa’ (matahari berada di tengah-tengah langit pada hari Jumaat.
Bagaimanapun, jika sembahyang yang dilakukan itu ada sebab yang mendahuluinya seperti sembahyang Tahiyyatul Masjid, walaupun khatib sudah berada di atas mimbar, sembahyang Sunat Wuduk dan sembahyang Sunat Tawaf sebanyak dua rakaat.
Begitu juga sembahyang yang mempunyai waktu terkait (muqayyad), seperti sembahyang Istisqa’ dan sembahyang Gerhana Matahari. Maka hukumnya adalah sah tanpa dimakruhkan, sebab ia terkait dengan turunnya hujan dan terhalangnya cahaya matahari.
Adapun melaksanakan sembahyang sunat ketika bilal qamat adalah makruh tanzih, kecuali ketika qamat sembahyang Jumaat. Sembahyang sunat yang dilakukan ketika bilal sudah qamat pada sembahyang Jumaat adalah haram hukumnya.