Powered By Blogger

Rabu, 11 Mei 2016

Simulasi Membangun Jaringan Komputer

Sebelum membangun sebuah jaringan komputer yang sebenarnya, alangkah lebih baik jika kita melakukan simulasi terlebih dahulu terhadap jaringan komputer tersebut. Salah satu software yang dapat kita gunakan untuk mensimulasikan jaringan komputer terebut adalah Cisco Packet Tracer.
Dengan software ini, kita bisa mensimulasikan membangun jaringan komputer serta melihat cara kerja dari jaringan komputer yang telah dibangun yang didukung dengan GUI yang user friendly dan menyerupai aslinya.
Installasi Cisco Packet Tracer termasuk gampang. Sama seperti penginstallan program-program lainnya.
Setelah Cisco Packet Tracer terinstall, mari kita lakukan beberapa simulasi yang sederhana
  • Simulasi sinkronisasi device yang sejenis.
Untuk percobaan ini, hal pertama yang dilakukan dalam simulasi adalah menempatkan end system (dengan cara drag and drop) pada lembar simulasi. Misalkan kita gunakan 2 buah laptop. Penghubung yang digunakan adalah kabel berjenis Cross. Kabel Cross digunakan untuk 2 device sejenis. Sedangkan untuk device yang berbeda (misalnya jika ada switch atau hub) kita bisa menggunakan kabel Straight.
Selanjutnya apabila sudah terhubung, masing – masing end system disetting IP Addressnya, yaitu pada bagian Config – Fast ethernet. Dalam praktikum digunakan IP: 192.168.5.x, Subnet Mask: 255.255.255.0.
Langkah terakhir yang dilakukan adalah mencoba ping end system yang satu ke yang lainnya. Ini dilakukan untuk menguji apakah sinkronisasi antara kedua device sudah berhasil atau belum. Lakukan ping melalui menu desktop – command prompt.
  • Simulasi sinkronisasi device yang tidak sejenis
Untuk percobaan selanjutnya yang kita lakukan adalah sinkronisasi device yang tidak sejenis. Disini kita gunakan 3 buah PC dan satu buah switch. Untuk kabel penghubungnya menggunakan kabel straight seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya.
Langkah pertama yang kita lakukan setelah menyediakan switch dan PC adalah mengatur konfigirasi switch. Matikan swtich, lalu masukkan 3 buah PC yang disambungkan pada port switch. Dalam simulasi, digunaan switch yang masih kosong dan terdiri dari 10 tempat. Untuk jenisnya, digunakan yang fast ethernet. Setelah itu hidupkan kembali switch.
Selanjutnya hubungkan PC dengan swtich menggunakan kabel straight. Seperti biasa, kita juga harus mengatur konfigurasi IP masing-masing komputer. Setelah dihubungkan dengan switch, tunggu sebentar hingga warna pada ujung kabel switch berubah menjadi hijau. Hal ini karena kita menunggu proses booting dari konfigurasi jaringan tersebut.
Terakhir, lakukan kembali proses ping untuk mengecek sinkronisasi jaringan yang kita miliki.
  • Simulasi Jaringan LabKomDas
Simulasi ke 3 pada dasarnya hanyalah pengembangan dari simulasi kedua. Pada simulasi ini, kita gunakan 10 buah PC (seperti pada lab KomDas). Langkah-langkah yang kita lakukan juga sama seperti simulasi kedua. Langkah pertama yaitu mematikan swtich, lalu masukkan 10 buah PC yang disambungkan pada port switch. Untuk jenisnya, digunakan yang fast ethernet. Setelah itu hidupkan kembali switch.
Lalu selanjutnya adalah konfigurasi IP dari masing-masing komputer.
Terakhir adalah melakukan proses ping.
Untuk proses ping ditambahkan sebuah simulasi yang lebih menarik. Proses ini dilakukan dengan cara berpindah dari mode realtime ke mode simulation. Pada event list filter cek ICMP saja karena ping menggunakan protkol jenis ini.
Lalu simulasi dijalanan dengan menekan button Auto Capture/Play (proses akan berjalan otomatis) atau bisa juga dengan button Capture/Forward (proses akan berjalan saat tombol ditekan sehingga proses bisa dilihat pada setiap step request dan reply).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar